Selamat Datang  |  sign in  |  daftar sekarang  |  bantuan ?

IP Address Versi 6

Dikirim oleh Andi Syam Rabu, 27 Juli 2011 14 Komentar Post views:

Bismillah, Kembali Belajar Komputer membahasa seputar pengalamatan dalam jaringan komputer yaitu IP Address Versi 6. Pada artikel sebelumnya telah dibahas secara singkat tentang IP Address Versi 4 yang secara umum masih digunakan baik jaringan sekala besar hingga kecil.

IP Address Versi 6 yang biasa juga disebut sebagai IPv6 merupakan jenis pengalamatan dalam sebuah jaringan yang digunakan pada protokol jaringan TCP/IP. Untuk panjang total adalah 128-bit dan mampu mengalamati hingga 2128=3,4 x 1038 host komputer di seluruh dunia, sebagai contoh IPv6 adalah

21DA:00D3:0000:2F3B:02AA:00FF:FE28:9C5A

Tidak seperti IPv4 yang hanya memmiliki panjang 32-bit (total alamat yang dapat dicapai adalah 4,294,967,296 alamat), IPv6 memiliki panjang 128-bit yang mecapai 4 miliar alamat, pada kenyataannya tidak sampai 4 miliar alamat yang dihasilkan karena ada beberapa limitasi sehingga implementasinya saat ini hanya mencapai beberapa ratus juta saja.

Sama halnya dengan IPv4, IPv6 juga mengizinkan adanya DHCP Server sebagai pengatur alamat secara otomatis. IPv4 terdapat dynamic address dan static address, maka dalam IPv6 konfigurasi alamatnya menggunakan DHCP Server dinamakan stateful address configuration, sementara jika konfigurasi alamat IPv6 tanpa DHCP Server dinamakan stateless address configuration.

Dalam IPv6, bit-bit pada tingkat tinggi akan digunakan sebagai tanda pengenal jenis alamat IPv6 yang disebut dengan Format Prefix (FP). Dalam IPv6 tidak ada subnet mask, yang ada hanyalah format prefix.

Dalam IPv6, alamat 128-bit dibagi kedalam 8 blok berukuran 16-bit, yang dapat dikonversikan kedalam bilangan heksadesimal berukuran 4-digit. Setiap blok bilangan heksadesimal tersebut akan dipisahkan dengan tanda titik dua (:), olehnya format notasi yang digunakan IPv6 disebut dengan colon-hexadecimal format, sementara IPv4 yang menggunakan dotted-decimal format.

Berikut adalah contoh alamat IPv6 dalam bentuk bilangan biner :

00100001110110100000000011010011000000000000000000101111001110110 000001010101010000000001111111111111110001010001001110001011010

untuk menerjemahkannya kedalam bentuk notasi colon-hexadecimal format, angka-angka biner di atas harus dibagi kedalam 8 buah blok berukuran 16-bit :

0010000111011010 0000000011010011 0000000000000000 0010111100111011 0000001010101010 0000000011111111 1111111000101000 1001110001011010

selanjutnya setiap blok 16-bit harus dikonversikan kedalam bilangan heksadesimal dan setiap bilangan tersebut dipisahkan dengan menggunakan tanda titik dua :

21DA:00D3:0000:2F3B:02AA:00FF:FE28:9C5A

Alamat diatas dapat juga kita sederhanakan dengan membuang angka 0 (nol) pada awal setiap blok yang berukuran 16-bit diatas dengan menyisakan 1 digit terakhir. Berikut hasil penyederhanaan alamat diatas :

21DA:D3:0:2F3B:2AA:FF:FE28:9C5A

Untuk menghindari kebingungan, penyederhanaan alamat IPv6 dengan cara ini sebaiknya hanya digunakan sekali saja untuk setiap alamat, karena kemungkinan nantinya pengguna tidak dapat menentukan berapa banyak bit 0 yang direpresentasikan oleh setiap tanda titik dua (:) yang berada dalam alamat tersebut.

Berikut tabel ilustrasi penyederhanaan alamat IPv6 :

Alamat asli Alamat asli
yang disederhanakan
Alamat setelah
dikompres
FE80:0000:0000:0000:02AA:
00FF:FE9A:4CA2
FE80:0:0:0:2AA:FF:
FE9A:4CA2
FE80::2AA:FF:FE9A:4CA2
FF02:0000:0000:0000:0000:
0000:0000:0002
FF02:0:0:0:0:0:0:2 FF02::2


Seperti inilah IPv6 cukup rumit bukan tahapan penyederhanaan alamat sehingga lebih mudah dalam penulisannya. Semoga artikel singkat ini bermanfaat


Article Information :

Reviewer : Andi Syam
Description : IP Address Versi 6
Item Reviewed : IP Address Versi 6
Rating : 4.5
Incoming search : , , IP Address Versi 6


14 Komentar untuk "IP Address Versi 6" | Tambahkan komentar

27 Juli 2011 pukul 18.18

wah bisa nampung bnyk dong sob...

27 Juli 2011 pukul 23.28

@Doni Masrul, benar sob, secara teoritis mampu mengubungkan 4 miliar alamat yang terkoneksi

28 Juli 2011 pukul 00.04

sayang masih banyak pake IPv4 sob , padahal V6 segitu besar tampungannya ,
info yang bisa jadi masukan :)

28 Juli 2011 pukul 00.54

@annuhsi,thanks sobat komentarnya

28 Juli 2011 pukul 01.11

ipv6 aku belum pernah mengaktifkan gan
dun tdy

28 Juli 2011 pukul 21.24

iya gan ipv6 ini cukup rumit

dun tdy

28 Juli 2011 pukul 23.48

Yah,, kalau bukan bidangnya memang tidak mengerti.
Memang benar kata pepatah. bila sesuatu tidak diserahkan pada ahlinya,semuanya jadi bisa rusak.
Trims sobat atas informasinya, mencoba untuk dimengerti

30 Juli 2011 pukul 14.00

@Obat Sakit, thanks sobat komentarnya
@Ibnu, thanks sobat kunjungannya

30 Juli 2011 pukul 17.13

bentuknya binary begitu gan
sangat sulit gan
dun tdy

12 Agustus 2011 pukul 06.42

Nice post gan

Btw lembaga yg udah implementasiin IPv6 ini apa yah mas :D

internet sendiri gmn? Bisa terhubung gitu antara IPv4 sama IPv6

1 September 2012 pukul 00.10

Selalu Ada Yang Baru di Sini,Ijin Nyimak Kawan

1 September 2012 pukul 07.14

Nice Post gan,,,,

1 September 2012 pukul 08.05

Sangat bermanfaat sob.
Salam

TambelanBlog.Com

8 September 2012 pukul 10.37

aduh rumit bener dah klo yg v6 apa mungkin belom terbiasa kali ye,,

Sampaikan Pesan Sobat yang sesuai dengan materi yang diposting...Don't Spam

 

FRIENDS

RECENT COMMENT

© Copyright Belajar Komputer 2012 - Some rights reserved.
Template Design by Belajar Komputer | Published by Belajar Komputer
Page Rank My Zimbio